sponsor

Wednesday, 23 July 2014

Ustaz Awang Ishak Seorang Pendakwah Yang Istiqamah

Lama sekali aku tidak bertemu dengan tokoh ini. Ustaz Awang Ishak anak kelahiran Kelantan cukup dikenali di daerah Tenom. Beliau bukan seorang wakil rakyat tetapi cukup dikenali kerana penglibatannya yang cukup aktif di sekolah, di mesjid dan surau.

Tenaganya cukup diperlukan dalam masyarakat.  Bila ada kenduri kendara, kematian, maulid, program agama, Ustaz Awang pasti ada. Beliau jarang sekali absen dalam seperti ini.

Walaupun sudah bersara, ada waktu khidmatnya diperlukan oleh Pejabat Pelajaran Daerah Tenom. Beliau tidak menolak untuk memberikan khidmat  baktinya yang diperlukan.  Selain dari itu beliau aktif mengajar agama di kampung-kampung di sekitar daerah Tenom.

Kini  Sang Ustaz menetap di Kampung Batu 90, Tenom, di sebuah rumah besar yang  tersergam indah bersama anak dan  isteri. Isterinya lebih mesra dengan panggilan Kak  Esah berasal dari Tenom, Sabah.


Oleh  Shakir  Taha

Menziarahi Pondok Wak Karta Di Kampung Jelingan Mata

Ini bukanlah rumah Wak  Karta yang sebenarnya. Di sebelah rumah  ialah rumah Wak Karta yang sebenar. Rumah Wak sudah tiada. Di depan rumah Wak ada sawah luas  terbentang. Pokok  padinya menghijau. Padinya yang  menguning.

Warta Karta telah pergi menemui Tuhanya pada tahun 2001.Al- Fatihah. Wak cukup ingat kepada Cikgu Masyar. Suatu pagi ketika aku berkunjung ke rumahnya,  dia menunjukkan kad hari  raya  kiriman Cikgu Masyar. Masa  itu aku masih di Sabah  tetapi Cikgu Masyar sudah pulang ke Semenanjung.  Wak tersenyum  puas menatap kad kiriman Cikgu Masyar.

  Isteri Wak. Nenek Saindah masih hidup lagi. Dia tinggal di Kampung Pantungan, Sapong, Tenom  bersama anak perempuannya. Pendengarannya  sudah kurang. Dia  masih ingat lagi kepada Cikgu Masyar, Cikgu Mizi dan Cikgu Nazar. Berapa kali dia bertanya  tentang  Cikgu bertiga ini. Dia ingat sungguh kepada mereka ini.

"Kau kenal Cikuk Masar? Kau kenal Cikuk Miji? Soalan ini beberapa kali dilontar kepada ku. "Kau inik siapa? Ingat lagi kau kepada ku, sambil muka mendonggak ke  wajah ku. Matanya  terus terpaku kepada ku. "Kau ingat lagi kepad ku!" Ya, ingat lagi Nek."

Aku berasa puas dapat bertemu  dengan Nenek Saindah setelah 27 tahun tidak bertemu. Beliau cukup gembira setiap kali kami bertandangan ke rumahnya. Terima kasih kepada sahabat saya Ustaz Awang kerana bersusah mencari  rumah Nenek Saindah.    

Oleh Shakir  Taha                                                                                                                                    

Sunday, 6 July 2014

LELAKI DIHARAMKAN MEMAKAI EMAS


Mengapa Lelaki Haram Memakai Perhiasan Emas

Selasa 8 Rejab 1433 / 29 Mei 2012 01:47



cincin laki laki 300x225 Mengapa Lelaki Haram Memakai Perhiasan Emasislampos.com—DARI Abi Musa ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, ”Telah diharamkan memakai sutera dan emas bagi laki-laki dari umatku dan dihalalkan bagi wanitany,.” (HR Turmuzi dengan sanad hasan shahih).
1400 tahun yang lalu, setiap kali perintah Allah swt turun melalui Rasulnya, para sahabat tak pernah bertanya dan langsung melakukannya ketika itu juga. Hampir jarang ada penjelasan ilmiah. Dan biasanya kemudian, pada beberapa ratus tahun lagi tersingkap kebenaran misteri dalam berbagai perintah Rasul itu. Begitu pula dengan larangan laki-laki yang memakai perhiasan terbuat dari emas.
Secara medis, inilah fakta kenapa hal itu berlaku dalam Islam. Para ahli fisika telah menyimpulkan bahwa atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit dan masuk ke dalam darah manusia. Dan jika pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam prosentase yang melebihi batas (diikenal dengan sebutan ” Migrasi Emas “).
Dan apabila ini terjadi, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer. Alzheimer adalah suatu penyakit dimana orang tersebut kehilangan semua kemampuan mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan penuaan normal, tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa. Dan mengapa Islam membolehkan wanita untuk mengenakan emas ? Wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi.
Mahabesar Allah. [islampos/ahmad dhilal nasrulllah]
Redaktur: Saad Saefullah


Mengapa Rasulullah Sangat Sayang Terhadap Kucing

Rabu 28 Syaaban 1433 / 18 Juli 2012 05:01

kucing Mengapa Rasulullah Sangat Sayang Terhadap Kucing
NABI  Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri  Mueeza  dari jubahnya.
Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.
Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.
Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.
Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.
Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah saw bersabda, “Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai,” (HR. Bukhari).
Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.
Kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?
Keistimewaan Kucing
Fakta Ilmiah 1 :
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri.  Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Fakta Ilmiah 2 :
Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.
Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.
Hasil yang didapatkan adalah:
1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
6. Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.
Komentar Para Dokter Peneliti
• Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing.
• Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
• Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing,
• Manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
• Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
• Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll)
• Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air.
• Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.
Fakta Ilmiah 3 :
Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih daripada manusia.
Fakta Ilmiah Tambahan :
Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.
Sisa makanan kucing hukumnya suci.
Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata,
“Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur.  Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.
Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.
Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).
Hadis ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Mungkin ini pula-lah mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, Kucing kesayangannya. []

Sumber: Islam Pos.

Friday, 4 July 2014

WADAH KESAL PENYINGKIRAN PROF. DATUK DR. MOHAMMAD REDZUAN OTHMAN

PENYINGKIRAN PROF. DATUK DR. MOHAMMAD REDZUAN OTHMAN DARI UMCEDEL
Wadah Pencerdasan Umat Malaysia (WADAH) menyesali campurtangan Kementerian Pendidikan  Malaysia dalam isu kepimpinan UMcedel yang membawa kepada ‘tersingkirnya’  Prof. Dr. Mohammad Redzuan Othman dari jawatannya sebagai Pengarah. Beliau yang sepatutnya memegang jawatan hingga Disember 2014, telah ‘disingkirkan’ pada bulan April yang lalu, iaitu lapan bulan lebih awal melalui percaturan yang membawa kepada perlantikan pengarah yang baru. 
Penyingkiran Prof. Datuk Dr. Mohammad Redzuan Othman dari UMcedel
Seperti yang diketahui umum, peranan Prof. Datuk Dr. Mohammad Redzuan Othman amat instrumental dalam mengangkat UMCEDEL sebagai sebuah pusat kajian demokrasi dan pilihan raya yang berwibawa, sekaligus mengangkat nama Universiti Malaya ke tahap yang membanggakan sebagai sebuah universiti yang mendokong kebebasan akademik.  Kajian-kajian yang dibuat secara professional berjaya meningkat dan mempertajamkan pemikiran masyarakat bahkan membantu para pembuat dasar dan juga ahli-ahli politik dalam memahami realiti sebenar di lapangan.
Seperti selalunya, sebahagian dari hasil kajian, terutama apabila melibatkan amalan demokrasi dan pilihan raya, akan menemukan hal-hal yang berlawanan dengan persepsi yang sedia ada. Sebahagiannya adalah  hard truths yang menyakitkan. Tetapi itu semua harus diterima oleh semua pihak, termasuk pemerintah, dengan hati terbuka, rasional dan objektif demi merealisasi sebuah masyarakat sivil yang berasaskan prinsip demokrasi.
Amat mendukacitakan bila ada pihak yang tidak berpandangan jauh, yang barangkali didorong oleh kepentingan peribadi serta keinginan bagi menyenangkan hati pihak-pihak tertentu, terutama ‘tuan-tuan politik’ mereka, lalu membuat rencana yang membawa kepada ‘tersingkirnya’ Prof. Datuk Dr. Mohammad Redzuan Othman dari jawatannya. Kes beliau tidak banyak berbeza dari kes-kes ‘penganiyaan’ sebelum ini yang juga berakhir dengan ‘penyingkiran’  beberapa orang ahli akademik yang berani speak their minds bila sahaja pandangan mereka berbeza dengan pandangan pemerintah.
WADAH berpandangan Kementerian Pendidikan seharusnya membuat keputusan dan bertindak lebih profesional, objektif dan adil, sekiranya benar-benar ingin menjadikan universiti sebagai pusat kecermerlangan  bertaraf dunia. Universiti mesti menjadi medan yang meraikan percambahan idea dan pemikiran sekalipun berbeza dengan idea dan pandangan the establishment. Dari kepelbagaian ini, idea dan pemikiran yang baik dapat disaring dan diangkat untuk diaplikasi bagi kesejahteraan umat. Kementerian Pendidikan Malaysia perlu memikir semula, back to the drawing board,  dan membuat soul-searching bagi menentukan apakah langkah-langkah yang diambil membantu membina masa depan bangsa atau hanya memundurkannya.

Sometimes people don’t want to hear the truth because they don’t want their illusions destroyed.

ABDUL HALIM ISMAIL
Setiausaha Agung
1 Julai 2014




Thursday, 3 July 2014

jet

Jet Israel Serang Basis Militer di Suriah

Laporan dari sebuah ledakan di sebuah basis militer oposisi Suriah Rabu malam telah mendorong spekulasi bahwa ada serangan terbaru Israel di Suriah namun para pejabat Israel tidak ingin mengkonfirmasi laporan CNN bahwa jet mereka telah melakukan serangan.
CNN mengutip laporan seorang pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya pada hari Kamis yang mengatakan bahwa pesawat tempur Israel menyerang basis militer oposisi Suriah dekat pelabuhan Lattakia. Namun para pejabat Israel menolak untuk berkomentar.
“Kami tidak ingin mengomentari laporan tersebut,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Israel.
Seorang pejabat Israel, yang tidak ingin menyebutkan namanya, mengatakan ia mengetahui bahwa Israel memang telah melakukan serangan. Namun dia menekankan bahwa ia tidak sepenuhnya yakin.
Israel telah berulang kali memperingatkan bahwa pihaknya siap untuk menggunakan kekerasan untuk mencegah senjata canggih, mencapai gerilyawan melalui Suriah. Israel telah melakukan beberapa serangan udara di Suriah pada awal tahun ini.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, yang memberitakan laporan dari oposisi, mengatakan bahwa pada Rabu malam telah terjadi ledakan di Suriah pangkalan pertahanan udara dekat Jableh, di pesisir Mediterranean provinsi Latakia.
Militer Libanon mengatakan enam jet Israel terbang di atas wilayah Lebanon pada hari Rabu. Sering juga terjadi serangan udara Israel atas Lebanon, akan tetapi beberapa serangan bisa jadi ditujukan terhadap oposisi Suriah. (wb/muqawamah.com)
Sumber: MUQAWAMAH.COM

Wednesday, 2 July 2014

Ku Nan harus letak jawatan – Azmir Mustafa

Bersedekah adalah amalan dan sunnah Rasulullah terutamanya di bulan Ramadan. Namun, kehadiran Ramadan pada kali ini disentak dengan kenyataan rambang seperti tidak beriman dan seolah-olah anti-hadis yang dikeluarkan oleh Menteri Wilayah Persekutuan Datuk Seri Tengku Adnan Mansor yang ingin mengambil tindakan terhadap pemberi dan penerima sedekah.
Walaupun ada rasionalnya untuk mengekang sindiket yang memperguna kanak-kanak untuk meraih kekayaan oleh sesetengah pihak tapi langkah mengharamkan terus pemberian dan penerimaan sedekah tidak masuk akal. PDRM dan DBKL adalah antara agensi kerajaan yang perlu memantau dan mengambil tindakan terhadap kegiatan sindiket dan bukannya mengambil jalan mudah mengharamkan sedekah dengan mengenakan peruntukan undang-undang.
Solidariti Anak Muda Malaysia (SAMM) Wilayah sudah 5 tahun berturut-turut menganjurkan program bersama gelandangan dan miskin kota, dan mereka adalah warganegara tempatan dan memang miskin. Di mana dan apakah peranan Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) dalam hal ini? JKM terperangkap dengan birokrasi ciptaan sendiri yang akhirnya memangsakan golongan miskin.
Kutipan zakat setiap tahun jumlahnya agak besar berjumlah RM492.01 juta sudah hampir mencecah setengah bilion ringgit namun masalah miskin kota gagal diselesaikan dengan tuntas. Apabila disemak semula kategori bantuan kepada penerima yg boleh didapati dari laman sesawang http://www.maiwp.gov.my/i/index.php/perkhidmatan-kami/agihan-zakat, hampir 28 kategori bantuan disediakan tetapi persoalannya ialah kenapa masalah miskin kota ini gagal diselesaikan? Ke mana perginya wang zakat yang dikutip oleh amil-amil bertauliah setiap tahun?
Saya menyarankan kerajaan tidak mengambil jalan mudah dan lepas tangan untuk menyelesaikan masalah dihadapi rakyat di Lembah Kelang dengan memperkenalkan undang-undang yang menghina pemikiran rakyat.
Menteri sepatutnya “buka mata” dan mengarahkan semua agensi kerajaan terlibat turun padang dan membuat penilaian sendiri serta mencari jalan penyelasaian lain terlebih dulu sebelum menguatkuasakan undang-undang golongan miskin kota. Adakah itu cara sebagai seorang bergelar menteri menyelesaikan masalah?
Saya dengan ini mendesak Tengku Adnan meletak jawatan selaku menteri di Wilayah Persekutuan kerana gagal mengatasi masalah kemiskinan kota dan tidak mampu untuk mempertahankan kepentingan rakyat. – 3 Julai, 2014.
* Penulis ialah Penyelaras Negeri Solidariti Anak Muda Malaysia Wilayah Persekutuan
* Ini adalah pendapat peribadi penulis dan tidak semestinya mewakili pandangan The Malaysian Insider. 
- See more at: http://www.themalaysianinsider.com/rencana/article/ku-nan-harus-letak-jawatan-azmir-mustafa#sthash.Nt7Bdwtg.dpuf